Ketika berita, opini, dan iklan tampil berdampingan, kedekatan itu belum menjelaskan apa yang sedang dilakukan masing-masing pesan. Satu bagian mungkin melaporkan, bagian lain memberi penilaian, sementara bagian berikutnya mengarahkan pembaca pada suatu pilihan. Untuk memahaminya, pisahkan isi, tujuan, dan cara penyajiannya.

MEDIASLOT: Saat Berita, Opini, dan Iklan Tampil Berdekatan

Literasi media mencakup kemampuan memahami, menganalisis, dan mengevaluasi pesan, sekaligus menyadari bagaimana media dibuat dan diakses [1]. Artinya, membaca bukan hanya menangkap kalimat, tetapi juga memperhatikan konteks yang membentuk cara pesan itu tampil.

Tanyakan pesan ini sedang melakukan apa

Daripada mengandalkan satu kata pada label atau judul, gunakan pertanyaan berikut sebagai cara awal untuk mengelompokkan pesan:

  • Apakah bagian ini melaporkan kejadian atau keadaan? Catat apa yang dinyatakan, sumber yang disebut, dan bukti atau atribusi yang disertakan. Label "berita" dapat menjadi petunjuk, tetapi bukan pengganti pemeriksaan isi.

  • Apakah penulis sedang mengajukan penilaian atau alasan? Pisahkan posisi yang disampaikan dari klaim yang dipakai untuk mendukungnya. Sebagian kalimat mungkin berupa tafsir; klaim yang bisa diperiksa tetap perlu ditelusuri.

  • Apakah pesan mendorong perhatian atau pilihan terhadap produk maupun layanan? Perhatikan ajakan, pihak yang diuntungkan, dan penanda promosi jika tersedia. Jangan menyimpulkan bahwa suatu bagian adalah iklan hanya karena sebuah nama atau produk disebut.

Baca konteks dan penyajiannya

Judul, keterangan gambar, identitas penulis atau penerbit, label, dan posisi sebuah bagian dapat membantu memberi konteks. Perlakukan semuanya sebagai petunjuk untuk diperiksa bersama isi, bukan sebagai bukti tunggal tentang tujuan atau kebenaran pesan. Jika ada penanda promosi, catat; jika tidak terlihat, hindari mengisi kekosongan dengan asumsi.

Perhatian pada cara pesan dibentuk selaras dengan literasi media: kemampuan ini mencakup analisis dan evaluasi, serta kesadaran bahwa pesan media dikonstruksi dan diakses dalam konteks tertentu [1].

Jika satu halaman memuat beberapa tujuan

Ilustrasi hipotetis: sebuah halaman memuat laporan tentang suatu produk, paragraf yang menilai produk itu, lalu kartu berisi ajakan membeli. Ketiganya membahas topik yang sama, tetapi tugas masing-masing bisa berbeda. Pisahkan bagian yang melaporkan, bagian yang menilai, dan bagian yang mengajak; setelah itu, periksa sumber dan dukungan bagi klaim yang dapat diuji.

Label membantu menentukan titik awal, bukan menetapkan keputusan akhir. Dengan mencermati konteks, tujuan, dan penyajian secara terpisah, pembaca punya pegangan yang lebih jelas untuk menilai setiap pesan sebelum menerimanya.

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Literasi media. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=30068288&title=Literasi_media (diakses 2026-10-17).